GreenClean.id – Punya teman serumah yang kotor dan pria yang sampah? Betulkah? Tinggal di kost menjadi pilihan favorit para mahasiswa dan pekerja yang lokasi kampus atau kantornya jauh dari rumah. Alasan utamanya tentu saja untuk menabung. Tidak hanya itu, tinggal di kost juga menjadi alasan jika tidak ingin merasa sendirian di kota yang asing bagi Anda. Tapi, namanya juga manusia. Pasti punya beragam karakter. Beruntung jika Anda bertemu teman serumah yang memiliki pemikiran dan kebiasaan serupa.

Cara Jitu Mengatasi Teman Sekamar Yang Jorok

Lalu, bagaimana jika Anda memiliki teman serumah kotor yang suka membuang sampah sembarangan dan membuat berantakan? Ini pasti akan membuat moodmu sangat buruk. Apalagi jika Anda adalah tipe orang yang bersih dan rapi. Tentunya akan sangat tidak nyaman melihat teman serumah selama mereka menyimpan pakaian kotor mereka, sering membuang sampah sembarangan, atau tidak pernah mau mencuci piring kotor mereka sendiri. Jika Anda sudah di ambang kesabaran, dia akan segera menegur teman serumah yang kotor itu. Tapi terkadang, hanya merasa “buruk” untuk teman serumah, menjadi toleran terhadap teman serumah yang kotor. Nah, bagi Anda yang berada dalam situasi seperti di atas. Yuk, intip tips menghadapi teman serumah yang kotor.

Teguran Sembari Bercanda

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah memberikan sindiran kepada teman serumah yang kotor. Misalnya, teman Anda suka membuat rumah berantakan, Anda bisa menggodanya dengan kalimat, “Wah, ini rumah atau kapal setelah badai?” selain itu Anda juga dapat membuat semacam notif aturan untuk rumah tersebut. Ini juga termasuk dalam kategori satir. Biasanya, jika teman Anda sensitif, dia akan memperhatikan dan mengubah sikapnya.

Bicaralah Dengan Pelan Lepada Temanmu

Nah, langkah selanjutnya yang dapat Anda ambil jika tidak berhasil adalah membicarakannya secara langsung dengan teman serumah yang kotor. Tapi ingat, itu harus dibicarakan dengan hati-hati. Jangan “terburu-buru”. Ingat “politik meja makan” yang dipraktikkan oleh politisi? Anda benar-benar dapat melakukan hal yang sama. Ajak teman Anda untuk makan bersama dan membicarakan hal-hal pribadi. Saat makan bersama, itulah saatnya bagi Anda untuk membicarakan Anda yang sebenarnya tidak menyukai kondisi kotor. Semoga dengan adanya diskusi terbuka antara Anda dan teman serumah yang jorok, masalah akan sedikit teratasi.

Buat Daftar Piket

Jika berhasil dengan cara berbicara secara pelan dan baik, selanjutnya anda buat daftar piket untuk Anda dan teman serumah. Bergiliran siapa yang bertanggung jawab membersihkan rumah. Dengan piket bergantian, teman serumah yang kotor belajar tentang kebersihan. Tentu Anda harus menonton juga.

Memberikan Peringatan

Sudah dikasih jadwal piket tapi ternyata teman serumah anda masih kotor? Langkah selanjutnya yang bisa Anda coba adalah memberi peringatan. Anda bisa langsung memarahi teman Anda jika Anda benar-benar menghabiskan kesabaran Anda dan Anda tidak bisa bekerja dengan mereka. Beri tahu teman-teman kotor Anda tentang betapa tidak nyamannya Anda jika harus berbagi rumah yang sama dengan teman-teman kotor.

Berpindah Kamar atau Rumah

Nah, jika yang satu ini adalah langkah terakhir untuk menghadapi teman serumah yang kotor. Ganti kamar atau bahkan rumah. Dengan cara ini jika Anda benar-benar tidak bisa mentolerir teman-teman kotor Anda. Jika Anda sudah mencoba untuk membicarakannya dengan hati-hati dan bahkan membuat jadwal piket tetapi ternyata teman serumah Anda masih kotor, lalu mengapa Anda tidak pindah saja? Ini merupakan cara paling mudah dan paling tepat. Namun gunakan cara ini untuk pilihan terakhir ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *